Alasan Mengkonsumsi Vitamin Di Masa Pandemi Covid

Written by Pojun on March 21, 2021 in LIP with no comments.

Terutama dalam kondisi pandemi saat ini baik sebelum atau sesudah vaksinasi. Mengonsumsi vitamin dan mineral yang esensial bagi tubuh juga perlu dilakukan secara konsisten sehingga efek dari sinerginya selalu memberikan manfaat yang optimal. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sayuran berwarna hijau memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Bayam dan brokoli merupakan sayuran hijau yang paling banyak disukai, termasuk oleh anak-anak. Kandungan beta karoten di dalam sayuran ini pun dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Selain beberapa vitamin, terdapat jenis suplemen alami untuk meningkatkan imun tubuh lainnya yang tak kalah efektif.

Untuk menjaga imun dalam kondisi terbaik, pastikan kita telah mendapatkan vaksinasi yang dibutuhkan. Orang dewasa biasanya lupa untuk memperbarui vaksinasi yang telah mereka dapatkan waktu kecil. Tidak ada salahnya untuk melakukan cek keseluruhan dengan dokter Anda.

Asam urat lalu membentuk kristal pada persendian sehingga menimbulkan nyeri dan bengkak. Menariknya, asam askorbat memiliki potensi untuk mencegah kondisi ini. Guru besar yang akrab disapa Prof Tati ini menjelaskan, sesuai anjuran Kementerian Kesehatan untuk Angka Kecukupan Gizi tahun 2019, kecukupan asupan vitamin C ditentukan berdasarkan usia dan jenis kelamin. Adapun khasiat vitamin C untuk tubuh di antaranya seperti antioksidan, mencegah peradangan atau anti-inflamasi, mencegah stres, hingga anti bakteri.

Selama masa pandemi Covid-19 setiap individu berusaha untuk tetap menjaga sistem kekebalannya masing- masing. Ya, seperti yang sudah diketahui, imunitas merupakan perlindungan utama agar tidak terpapar virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut. Kandungan zinc dalam daging merang cukup tinggi yakni berkisar four.8 mg untuk one hundred gram daging merah.

Menjaga imunitas yang baik merupakan salah satu kunci utama tubuh dalam memerangi virus, bakteri, toxin, dan patogen berbahaya yang mungkin masuk ke dalam tubuh kita. Sudah menjadi hal yang umum bahwa vitamin C dapat mencegah beberapa penyakit dan dapat mengurangi serta mencegah serangan beberapa penyakit; seperti pilek dan flu. Dalam rangka “memberikan kontribusi” selama krisis virus corona, menurut Schiffer, tim Forever Healthy berangkat mencari tanaman obat yang keefektifannya telah dikonfirmasi dalam studi klinis. Tetapi dalam skenario terbaik, manusia dapat melakukan banyak hal untuk mempertahankan diri. Kuman yang menyusup ke dalam tubuh pertama-tama harus melewati kulit dan selaput lendir.

Mengkonsumsi vitamin C itu penting bagi imunitas tubuh

Agar kita bisa menghindari dari berbagai virus seperti Covid-19, maka imun tubuh harus tetap dijaga. Selain rutin berolahraga, tidur cukup, dan menghindari stres, pola makan dan minum juga turut berkontribusi. Untuk bisa menjaga imunitas tubuh, tidak cukup hanya dengan menjaga kebersihan atau selalu berjemur di bawah sinar matahari. Untuk menangkal infeksi virus atau bakteri seseorang harus mempunyai sistem kekebalan tubuh yang baik.

Warta Kota/Angga Bhagya NugrahaBila dipaksakan mengonsumsi vitamin C lebih dari 500 mg, tubuh tidak menyerap tapi langsung dibuang lewat air seni saat buang air kecil. PT Harbat Farma sendiri memproduksi Viter-C, yang tiap satu kapletnya mengandung 500 miligram yang disarankan. Karena dalam kondisi normal, tubuh manusia tidak dapat menyerap lebih dari 500 mg vitamin C dalam sehari.

Proses-proses ini dapat berfungsi dengan baik hanya jika tubuh dilengkapi dengan baik juga, seperti misalnya dengan vitamin C. “Vitamin C diperlukan, antara lain, untuk membentuk spesies oksigen reaktif, yang juga dikenal sebagai radikal oksigen. Radikal ini adalah senjata lain dari tubuh dalam melawan patogen,” kata Gombart. Vitamin C juga terlibat dalam produksi antibodi, yang tanpanya tubuh tidak dapat mengendalikan COVID-19. Untuk penyembuhan luka, dosis injeksi vitamin C yang khas adalah 1 gram sekali sehari selama 5 hingga 21 hari.

Kamu juga bisa mendapatkan zat besi dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan sereal yang diperkaya zat besi. Sementara itu, selenium banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, daging, sereal, jamur, dan bawang putih. Radikal bebas yang tertumpuk dalam tubuh Anda bisa menimbulkan risiko penuaan dini, penyakit kanker, dan penyakit jantung. Namun kondisi ini terjadi jika mengonsumsi vitamin C di luar batas aturan pakai. Alasan mengonsumsi vitamin C selain mudah didapat, harganya lebih murah dibandingkan suplemen lain. Sangat penting memilih suplemen dengan dosis tepat sesuai kebutuhan agar Vitamin C tidak terbuang sia-sia dan memberikan fungsi maksimal.

Sedangkan vitamin E merupakan antioksidan yang berperan menjaga kekebalan tubuh anak. Makanan yang kaya akan omega-3 dan vitamin E adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Vitamin C sejak dulu dikenal Agen PAY4D Terpercaya memiliki banyak kegunaan bagi tubuh, termasuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kulit. Baik dari asupan makanan dan juga terdapat pada suplemen, sebagai asupan nutrisi pelengkap yang bermanfaat.

Comments are closed.