Matahari Pagi Mampu Kurangi Gula Darah Bagi Penderita Diabetes

Written by Pojun on March 4, 2021 in LIP with no comments.

Nurul Afiah, dosen gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmul, mengatakan, telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa vitamin D bisa meningkatkan sistem imun. Kekurangan vitamin tersebut membuat seseorang rentan terinfeksi bakteri atau virus. Vitamin D yang disintesis dengan bantuan sinar matahari merupakan pasokan vitamin D utama tubuh. Bertahan lebih lama dibanding vitamin D yang berasal dari sumber makanan.

Berjemur matahari paling baik jam 10 pagi - 2 siang

Salah satunya, sinar matahari bisa membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang. Manfaat matahari pagi berikutnya dapat mengontrol kolesterol dalam darah. Setelah kolesterol di bawah kulit diubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik. Kadang-kadang, lanjut dr. Pamudji, masyarakat dibuat bingung oleh informasi yang beredar soal kapan waktu yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari. Tidur adalah salah satu cara bagi tubuh untuk melakukan regenerasi sel yang rusak.

Selain itu, pastikan berada di luar untuk mendapatkan sinar matahari langsung. “Kalau pakai kaca UVB terhalang, terganggu kerjanya, tidak seperti UVA. Inilah kenapa kita sebaiknya sinar matahari dari out of doors,” tutur Jeffri. Berjemur memberikan efek positif dalam pembentukan vitamin D3 dan membunuh bakteri, virus, dan jamur, namun Anda harus tetap menggunakan sunscreen untuk menghindari risiko kanker kulit. Bagi ibu hamil, berjemur juga bisa jadi membahayakan bila tidak dilakukan dengan hati-hati. Paparan sinar matahari yang tidak tepat pada ibu hamil bahkan bisa menimbulkan efek negatif bagi Mama dan Si Kecil di dalam kandungan.

Vitamin D3 adalah vitamin yang larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D ketika sinar matahari mengenai kulit. Jika kamu memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinannya kamu akan menderita patah tulang dan begitupun sebaliknya. Itulah mengapa berjemur di pagi hari sangat penting untuk kesehatan tulang pada orang dewasa hingga yang lebih tua. Salah satu manfaat berjemur di bawah sinar matahari adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jika dilihat dari tabel UV Indeks menurut WHO, ketika angka kekuatan semakin tinggi, maka seseorang risiko merusak lapisan teratas kulit dan mata terkena radiasi paparan sinar matahari. Bagaimana sinar matahari bisa berpengaruh pada sistem imunitas tubuh? Seperti Geng Sehat ketahui bahwa sinar matahari merupakan sumber vitamin D alami. Ketika kulit terpapar sinar matahari, tubuh akan memproduksi vitamin D. Melalui Vitamin D Reseptor , vitamin D dapat memodulasi sistem kekebalan tubuh untuk mensintesis metabolit vitamin D aktif. Tak hanya itu, sinar matahari pagi dan sore juga bisa membantu pembentukan hormon melatonin.

Untuk Indonesia sebaiknya tidak berjemur di antara jam 10 pagi hingga 2 siang, karena intensitas UVB sangat tinggi yang beresiko tidak baik untuk kulit. Seperti yang sudah dikatakan, sistem imun tubuh yang bagus akan lebih kuat menangkal virus-virus dari luar. Kekurangan vitamin D pada bayi juga bisa menyebabkan penurunan fungsi kognitif, serta meningkatkan risiko demensia di masa dewasa. Ditemukan pula bahwa anak-anak denganADHD danautisme memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah. Dokter yang praktek di RS Bunda Margonda Depok menegaskan, tidak ada patokan yang sama persis untuk setiap benua, negara, bahkan kota. Dikatakannya, terdapat UV index yaitu kekuatan radiasi UV di tempat dan waktu tertentu, dan tipe kulit masing-masing orang yang menentukan seberapa lama amannya berjemur.

Walaupun kadarnya cenderung sedikit, vitamin D pun bisa ditambahkan ke dalam tepung, produk susu bayi dan sereal. Setelah vaksin pun, hindari pekerjaan terforsir yang menyita energi tubuh. Gunakan waktu setelah vaksin untuk beristirahat agar tubuh mempunyai cukup waktu dan energi demi menetralisir efek vaksin. Namun, alangkah lebih baik porsi dalam mengonsumsi sayur dan buah lebih diperbanyak setelah vaksin. Sayuran dan buah-buahan berperan dalam membentuk antibodi-antibodi dalam tubuh. Untuk mencegah terjadinya interaksi antar manusia yang punya resiko paling besar untuk menularkan dan menyebarkan covid-19.

Selain itu dr. Indah juga mengingatkan jika kita takut terkena flek wajah akibat sinar matahari, maka cukup paparkan bagian tangan dan kaki saja. Nah, salah satu cara untuk bisa meningkatkan asupan vitamin D dalam tubuh adalah dengan rutin berjemur di bawah sinar matahari. Meski kegiatan berjemur ini menjadi aktivitas yang sangat familiar dan sering dilakukan masyarakat, namun ternyata masih ada saja orang yang belum paham mengenai aktivitas tersebut.

Hal ini penting untuk pertumbuhan bayi hingga beberapa tahun ke depan. Setelah mengetahui manfaat menjemur bayi, berikut ini suggestions aman yang perlu diperhatikan. Selain untuk Agen PAY4D mengatasi bayi kuning, menjemur bayi merupakan sarana untuk mendapatkan sumber vitamin D dari sinar matahari. Vitamin D merupakan vitamin yang sangat penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi.

Tentunya ketika imun, alias daya tahan tubuh kita kuat, kita akan makin lebih kuat untuk melawan COVID-19 yang diakibatkan virus corona. RADARBANDUNG.id – Pandemi virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) atau Covid-19 membuat tren gaya hidup masyarakat berubah. Dari mulai bekerja di rumah, hingga membatasi diri dalam jarak interaksi sosial dengan tinggal di dalam rumah. Seperti ramai-ramai berjemur di bawah sinar matahari karena diaggap bisa membantu tubuh mencegah virus korona. Perlu kita tahu, sinar matahari pagi membantu tubuh untuk memproduksi vitamin.

Comments are closed.