Wajib Tahu! Ini Pentingnya Mengonsumsi Vitamin D3 Bagi Kesehatan

Written by Pojun on March 15, 2021 in LIP with no comments.

Selain suplemen kesehatan dan sinar matahari langsung, senyawa ini juga bisa diperoleh dari sejumlah jenis makanan. Sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan neuroprotektifnya mendukung kekebalan tubuh, fungsi otot, dan aktivitas sel otak. Meskipun mengkonsumsi suplemen Vitamin D tidak cukup untuk mengurangi risiko Covid-19, akan tetapi penting diingat untuk tetap mencukup kebutuhan kadar vitamin ini. Selain mengandung vitamin D, yoghurt juga mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi si Kecil. Disebutkan bahwa vitamin D membutuhkan lemak untuk penyerapannya, sehingga mengonsumsi suplemen vitamin D yang dilakukan sebelum makan adalah salah. Ia juga mengatakan, vitamin D membutuhkan lemak untuk penyerapannya sehingga mengonsumsi suplemen vitamin ini sebelum makan ternyata salah.

Vitamin D terbukti secara ilmiah berpengaruh dalam perkembangan otak janin di kandungan. Kekurangan vitamin D bisa berisiko merusak kesehatan otak janin dan bahkan menyebabkan kecacatan. Ini merupakan hasil temuan penelitian yang cukup besar, di mana ada sekitar 1.666 pasien kanker payudara yang diteliti.

Namun penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacology & Pharmacotherapeutic disebutkan hampir 50 persen orang di seluruh dunia kekurangan vitamin D. Padahal, vitamin D menjadi salah satu penunjang untuk mengoptimalkan kinerja imunitas tubuh. Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Medistra, dr Cindiawaty Pudjiadi MARS mengatakan, menjaga daya tahan tubuh di new regular merupakan suatu keharusan bagi semua orang. Salah satunya, dengan rutin berjemur untuk memperoleh vitamin D yang diproduksi di kulit sehingga dapat membantu mencegah penularan infeksi virus Covid-19.

Di negara yang kurang sinar matahari diperlukan suplemen vitamin D yang cukup. Salah satu cara untuk memperoleh vitamin D adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari. Pasalnya, vitamin tersebut diproduksi di kulit sebagai respons terhadap sinar matahari. Asupan jumlah vitamin D yang cukup penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi yang normal Beli Free Spin, serta meningkatkan resistensi terhadap penyakit tertentu. Mengutip ScienceDaily, vitamin D3 juga dapat membantu mengurangi respons inflamasi ketika terinfeksi penyakit, sehingga mencegah penyakit kian berkembang parah.

Mengapa penting untuk mengkonsumsi vitamin D

Selain dari matahari, sumber vitamin D juga terdapat pada makanan seperti hati, keju, salmon, dan sarden. Tes darah sederhana dapat diminta oleh dokter Anda untuk memeriksa tingkat vitamin D. Pedoman saat ini mengindikasikan bahwa Anda mendapatkan cukup vitamin D untuk menjaga tulang Anda sehat jika kadar vitamin D dalam darah Anda mencapai 20 nanogram per mililiter (ng / mL) atau lebih. Penelitian masih berlangsung untuk memahami bagaimana kadar vitamin D dalam aliran darah dapat mempengaruhi aspek-aspek lain dari kesehatan. Sumber makanan lain dari vitamin D termasuk kuning telur, minyak ikan cod, hati sapi, margarin, yoghurt, dan beberapa keju.

Sebenarnya paparan sinar matahari memang membantu tubuh mensintesis vitamin D, namun untuk menjaga stage vitamin D dalam tubuh tetap optimum, tubuh juga harus mendapat asupan makanan sumber vitamin D yang cukup. Jika kita hanya mengkonsumsi vitamin D saja dan kulitnya tidak pernah terpapar sinar matahari, maka vitamin D tidak dapat dihasilkan oleh tubuh, dan begitupun sebaliknya. Paparan sinar matahari ketika kita berjemur membantu kulit mensintesis vitamin D. Selain terkena paparan sinar matahari, asupan vitamin D dari makanan juga perlu diperhatikan. Kedua hal ini sebaiknya dilakukan bersamaan agar sintesis vitamin D di dalam tubuh maksimal. Jika kadar vitamin D dalam tubuh kita cukup, maka sistem imunitas tubuh akan mendapat help untuk mencegah datangnya penyakit.

Bentuk aktif vitamin D ada dua, yaitu vitamin D2 atau ergokalsiferol dan vitamin D3 yang disebut kolekalsiferol. Kandungan vitamin D2 biasanya terdapat pada tumbuh-tumbuhan dan jamur tertentu yang terkena sinar ultraviolet, salah satunya adalah jamur Shitake. Di tahun 1934, kami menjadi pelopor suplemen vitamin C pertama di dunia, dan sejak itu terus membantu menjaga sistem pertahanan alami tubuh tetap prima selama lebih dari eighty tahun.

Comments are closed.